Liputan Media: Grand Opening

 

 Sukses a la Tahitian Noni International

menu-discoveryJAKARTA – Meski sudah beroperasi di Indonesia sejak Desember 2005, namun grand opening PT Tahitian Noni International Indonesia baru dilakukan Jumat malam (8/5) di Jakarta, dihadiri  Pendiri  sekaligus  Presiden perusahaan Tahitian Noni International John Wadsworth bersama mitranya  Peter Willden dan Cody Day dari Tahitian Noni International Asia Pasifik dan ASEAN,  serta Hari Utomo, Country Manager Tahitian Noni International Indonesia dan para Independent Product Consultant  (IPC/member). Meski pembukaan secara ‘besar-besaran’ boleh dibilang agak telat, namun pencapaian perusahaan berbasis network marketing ini tidak main-main.

Sejatinya, Tahitian Noni International  yang bermarkas di Provo, Utah, mulai dikenal masyarakat saat memulai bisnis pada  tahun 1996, dengan mengandalkan produk unggulannya, Tahitian Noni Juice, yang tetap menjadi fenomena hingga sekarang.

Kini, Tahitian Noni International merentangkan sayap bisnis di lebih dari 70 negara, termasuk Indonesia, dengan menawarkan berbagai jenis produk berbahan dasar tanaman noni yang dikenal dengan nama Latin Morinda citrifolia. Di Indonesia, buah ini dikenal dengan nama buah pace atau mengkudu.

“Tahitian Noni International Indonesia ada di Indonesia sejak 3 Desember 2005. Sejak itu animo masyarakat terhadap produk yang kami tawarkan, mulai dari Tahitian Noni Juice yang fenomenal hingga produk perawatan kulit yang berbahan dasar noni, amat besar. Inilah salah satu alasan pendiri Tahitian Noni International datang ke Jakarta untuk melakukan grand opening,” jelas Hari Utomo kepada media massa sesaat sebelum grand opening di Ritz Carlton Hotel, Jakarta.

John Wadsworth dalam kesempatan yang sama mengungkapkan,”Kami mengetahui bahwa manfaat noni bagi kesehatan sangat berharga. Namun terus terang saja kami tidak menyangka jika animo masyarakat sangat besar terhadap Tahitian Noni Juice, serta produk berbahan dasar noni lainnya yang kami hasilkan.”

Dia menambahkan bahwa efektivitas produk Tahitian Noni telah menuntun pada pertumbuhan bisnis dan ekspansi perusahaan yang sangat luar biasa. Penjualan pada tahun pertama saat awal beroperasi melebihi USD 6 juta, dan kini kurang dari 10 tahun, penjualan tahunan sudah melampaui USD 500 juta.

Tidak saja pertumbuhannya didasarkan oleh penjualan produk Tahitian Noni Juice, tetapi juga berkat penambahan variasi produk dengan memproduksi rangkaian TePoemä  dan Moéa, yaitu rangkaian perawatan kulit wajah dan tubuh berbahan dasar tanaman noni yang juga mendapat sambutan sangat baik dari para konsumen.

Sejak hadir di Indonesia pada akhir tahun 2005, Tahitian Noni telah memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat. Selain meningkatkan status kesehatan dengan menyediakan berbagai suplemen yang diekstrak dari noni, perusahaan juga memberikan lapangan kerja bagi ribuan Independent Product Consultant yang mendistribusikan produk-produk Tahitian Noni kepada konsumen melalui network marketing.

“Dengan jaringan pemasaran  yang kami terapkan, Tahitian Noni telah membantu mengurangi angka pengangguran dengan menyediakan lapangan kerja untuk siapa saja yang berminat menjadi IPC. Mereka berasal dari berbagai kalangan, dan terbukti sukses jika menjalankan bisnis ini dengan hasrat dan kemauan yang tinggi,” ujar Hari Utomo.

Seperti perkembangan Tahitian Noni di negara lain, John Wadsworth optimis perusahaan yang dirintisnya akan mencatat sukses besar di Indonesia. “Kami optimis pertumbuhan bisnis Tahitian Noni di Indonesia akan gemilang. Tidak saja karena kami memberikan manfaat bagi konsumen dan IPC, namun produk yang kami hasilkan tercipta berkat  ketekunan dan semangat kami untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Wadsworth.

Erwin Seriyanto, salah satu IPC yang berhasil menikmati buah manis dengan mendistribusikan produk Tahitian Noni berbagi kisah suksesnya, “Saya telah merasakan manfaat menjadi Independent Product Consultant Tahitian Noni dan merasa bersyukur bergabung bersama jaringan marketing Tahitian Noni. Dengan menceritakan manfaat produk Tahitian Noni, konsumen akan datang dengan sendirinya karena mereka telah mengetahui produk ini berkualitas dan membantu konsumen menjaga kesehatan.”

Berbekal motto “Tell the Story” Tahitian Noni bertekad untuk terus melakukan inovasi dengan menciptakan berbagai produk yang bisa menjawab kebutuhan konsumen. “Penelitian kami telah menemukan rahasia dan manfaat kandungan aktif dari tanaman  noni, dan masing-masing kandungan ini eksklusif milik Tahitian Noni. Kandungan aktif ini sangat sulit untuk diciptakan, sehingga inilah yang menjadi keunggulan kami untuk menjadi pemimpin pasar dan mampu bersaing di iklim usaha yang makin kompetitif. Semua ini kami lakukan karena kami ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkas Wadsworth.

Acara grand opening yang dihadiri sekitar 2.000-an IPC dari seluruh Indonesia berlangsung meriah, dihibur penampilan apik penyanyi muda yang sedang naik daun, Vidi Aldiano.

Lebih Detil Silhakan baca Marketing Plan Tahitian Noni dan Bonus Insentif 

The Next Trillion Business  dan Perusahaan dengan Pertumbuhan Tercepat


Join Agen Klik diSini

Leave a Reply