Dynamic Compression

Bagaimana suatu marketing plan dibayarkan sama pentingnya dengan banyaknya komisi yang dibayarkan.

Mungkin marketing plan perusahaan lain menawarkan komisi dengan presentase yang lebih besar namun sebenarnya jumlah komisi yang mereka bayarkan tidak sebesar presentase komisi yang ditawarkan. Contohnya : ketika seorang distributor tidak memenuhi kualifikasi untuk menerima komisi dari pembelanjaan downlinenya maka komisi yang seharusnya dibayarkan kepada distributornya akan kembali masuk ke perusahaan. Inilah yang disebut dengan breakage.

Tidak seperti kebanyakan perusahaan MLM lain, Sistem Multi Channel Marketing dalam Compensation plan TNI tidak ada breakage. Dengan adanya Dynamic Compression, TNI akan mencari upline yang berhak untuk menerima komisi sampai semua komisi Fast Start Bonus ataupun Unilevel terbayar seluruhnya – 11% dibayarkan ke 3 level IPC, dan 34% dibayarkan kepada upline yang berhak untuk menerima komisi. Banyak marketing plan dari perusahaan lain, yang hanya membayarkan 11% kepada distributornya, sementara 34% masuk kembali ke perusahaan ( breakage )

Qualifying Compression

Qualifying Compression merupakan suatu fitur standar dari marketing plan TNI sejak perusahaan ini berdiri. IPC yang berstatus “inactive” akan menyebabkan terjadinya qualifying compression sebelum kualifikasi title; namun IPC yang tidak belanja tidak akan menyebabkan terjadinya qualifying compression. Efek dari kompresi ini tidak bisa diketahui secara pasti sampai perhitungan komisi final selesai.

Qualifying compression membuat pencapaian kualifikasi title menjadi lebih mudah. Qualifying compression akan menambah poin kualifikasi Anda, namun sangatlah sulit untuk memperhitungkan jumlah poin yang akan Anda dapatkan dari Qualifying compression ini. Maka dari itu sangatlah penting untuk mengejar kualifikasi title dengan nilai yang riil tanpa mengharapkan poin dari qualifying compression karena pada saat jumlah poin dari qualifying compression keluar, bulan kualifikasi sudah tutup dan perhitungan komisi sudah selesai.

Leave a Reply