Pengobatan Alternatif untuk Penyakit Lupus
Dara manis bernama Ruthia Pasaribu, 21 Tahun, kini merasa plong dalam menjalani hidupnya. Bahkan jika harus beraktifitas selama 24 jam pun ia tidak akan keberatan, karena imunitas tubuhnya sudah kembali normal. Ia malah merasa lebih kuat dari sebelumnya.
Juli 2006 menjadi awal penderitaan Ruth, begitu ia dipanggil terhadap penyakit Lupus yang diderita. Mulanya tubuh Ruth timbul lebam. Lama kelamaan lebam tersebut semakin banyak dan terasa sakit. Anehnya lagi, Ruth merasa tubuhnya semakin lama semakin melemah. Padahal ia sudah memenuhi kebutuhan gizi, nutrisi dan lainnya untuk tubuh. “Jika saya beraktifitas selama 4 jam, saya harus menggantikan energi saya dengan tidur selama 3 hari,” cerita Ruth. (more…)



